REVIEW JURNAL: SISTEM PARKIR CERDAS

 SISTEM PARKIR CERDAS

1.1 ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk merancang suatu alat mikrokontroler yang dapat menginformasikan dan mengarahkan pengendara mobil ke area parkir yang kosong. Lahan parkir yang dijadikan sebagai objek penelitian terdiri dari beberapa lantai dengan kapasitas beberapa kendaraan pada setiap lantainya, namun penelitian ini hanya memilih beberapa lantai sebagai sampel. Sistem informasi parkir ini menggunakan metode perancangan sistem. Perancangan ini memiliki beberapa bagian umum, yaitu sensor LDR, laser pointer, Arduino Uno, mikrokontroler ATMega328, PC/laptop dan LCD (Liquid Cristal Display). Sensor LDR akan mendeteksi adanya kendaraan dan selanjutnya akan memberi sinyal ada atau tidak ada penghalang. Sedangkan yang mengatur cahaya dari LDR adalah laser pointer. Mikrokontroler ATMega328 yang tertanam pada Aduino berfungsi sebagai tempat pemrosesan data dari sensor LDR yang selanjutnya akan ditampilkan pada LCD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LCD (Liquid Cristal Display) akan menampilkan berapa lahan parkir yang sudah terisi dan berapa lahan parkir yang kosong. LCD akan menampilkan di lantai mana hal tersebut terjadi. Miniatur sistem parkir ini menggunakan bahasa pemrograman bahasa C yang sudah tertanam dalam Arduino dan bahasa pemrograman Borland Delphi 7 yang berfungsi sebagai interface.

Kata Kunci: Parkir, Mikrokontroller ATMega, Arduino Uno, Sensor LDR, LCD

 

 

1.2 PENDAHULUAN

Salah satu perkembangan teknologi dalam bidang transportasi yang dapat kita temukan adalah sistem pelayanan parkir. Dewasa ini, perparkiran dalam suatu gedung sudah mulai menggunakan sistem komputerisasi dalam pengoperasiannya, akan tetapi pengguna parkir masih saja kesulitan dalam mencari tempat parkir yang kosong dengan cara mengelilingi area parkir sehingga kurang efisien dan membutuhkan waktu yang lama. Jika proses pelayanan tersebut dapat digantikan dengan menggunakan sistem yang lebih modern (otomatisasi sistem),  ini akan sangat menguntungkan, baik itu bagi perusahaan yang bersangkutan terlebih lagi bagi pengguna parkir itu sendiri. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti merasa perlu membuat suatu alat kendali sistem parkir cerdas dengan menggunakan mikrokontroller. Komponen yang digunakan dalam pembuatan alat kendali sistem parkir sangat banyak di pasaran. Sebagian besar komponen berasal dari bahan semi konduktor. Rangkaian yang digunakan meliputi beberapa sensor LDR, Mikrokontroller ATMega, Arduino, laser pointer, dan LCD monitor.

 

Sensor LDR

 

Mikrokontroler ATMega328

 

 

Dari permasalahan yang telah diuraikan pada di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana merancang suatu alat yang dapat menginformasikan area parkir mobil kepada pengguna dan membantu mengarahkannya ke area parkir yang kosong dengan menggunakan mikrokontroler”. Adapun tujuan yang ingin di capai dari penelitian ini adalah merancang suatu alat yang dapat menginformasikan area parkir mobil kepada pengguna dan membantu mengarahkannya ke area parkir yang kosong dengan menggunakan mikrokontroler. Dasar dari pada peneliti untuk mengambil atau mengangkat judul tersebut diatas berdasarkan atas beberapa acuan atau penelitian-penelitian sebelumnya. diantaranya: Sistem Pengaturan Parkir dengan Tertib dan Aman, dengan hasil yang di dapat dari penelitian ini yaitu bisa mengidentifikasi lokasi parkir yang kosong dalam area parkir dengan cara merekam plat kendaraan lewat kamera di pintu masuk area parkir. (Dirsa Agitral, Ary Syahriar DIC, Prof Dr. Muhammadi S.) Pengembangan Sistem Parkir Terkomputerisasi Dengan Otomatisasi Pembiayaan Dan Penggunaan RFID Sebagai Pengenal Unik Pengguna, dengan hasil yang didapat yaitu meggunakan teknologi RFID untuk diterapkan dalam sistem parkir terkomputerisasi sehingga memudahkan dalam hal pengenalan kendaraan dan otomatisasi pembiayaan parkir. Dalam sistem ini akan diterapkan sistem isi ulang untuk pengisian dana untuk pembiayaan parkir. (Hamid, 2010).

 

 

1.3 RINGKASAN JURNAL

Penelitian ini berfokus pada bagaimana membuat suatu Aplikasi sistem parkir cerdas. Sistem secara umum dapat dilihat pada gambar 1 berikut, yaitu adanya sebuah desain lingkungan sistem parkir cerdas. Kemudian dari hasil desain dapat menghasilkan sebuah data yang akan dikirimkan ke mikrokontroler untuk selanjutnya diteruskan ke display yang berfungsi sebagai monitoring. Inti dari racangan penelitian ini yaitu bagaimana memonitoring area parkir yang kosong dan yang sudah terisi dengan menggunakan beberapa rangkaian yang seperti PC, Arduino Uno dengan ATMega328, Sensor LDR, Laser Pointer, dan LCD Monitor dengan fungsi masing-masing yang berbeda-beda. PC berkomunikasi dengan sebuah pengontrol memori melalui koneksi kecepatan tinggi yang telah ditentukan. Pengontrol berkomunikasi dengan memori dan kepada bus PCI secara langsung, sehingga lalu-lintas CPU – memori tidak dilakukan melalui bus PCI. Selain itu, bus PCI memiliki sebuah jembatan/penghubung kepada bus ISA, sehingga pengontrol ISA dan piranti – pirantinya masih dapat digunakan,  USB ialah port yang sangat diandalkan saat ini karena  bentuknya yang kecil dan kecepatan transfernya yang tinggi. USB 1.1 mendukung dua modus kecepatan penuh  (12 Mbps) dan kecepatan rendah (1,5 Mbps). USB 2.0 memiliki kecepatan 480 Mbps yang dikenal sebagai mode kecepatan tinggi. (Budiharto, Widodo, 2004)

 

1.4 TINJAUAN PUSTAKA

Sistem Parkir Cerdas akan lebih efektif dan efisien dengan komputerisasi yang tepat. Sistem Parkir Cerdas mampu memberikan kecepatan pelayanan, pengolahan data yang akurat, sehingga data bisa langsung diproses dan muncul di LCD.

Sistem Parkir Cerdas ini belum pernah dibuat, sehingga penulis ingin membuat sebuah inovasi dalam teknologi parkir yang bisa menghemat budget dan bisa menguntungkan banyak orang.

Ary Syahriar (2011) Judul penelitian ini adalah Sistem Pengaturan Parkir dengan Tertib dan Aman. Dalam penelitian ini, Sistem aplikasi yang digunakan adalah Borland Delphi 7. Dalam penelitian ini, sistem yang dibuat mampu menginputkan data dan menampilkan jumlah parkir yang kosong, jumlah parkir yang terisi, dan navigasi kepada pengendara ke arah parkir kosong terdekat.

Hamid (2010) Judul penelitian ini adalah Pengembangan Sistem Parkir Terkomputerisasi dengan Otomatisasi Pembiayaan dan Penggunaan RFID Sebagai Pengenal Unik Pengguna. Dalam penelitian ini, sistem yang dibuat  menggunakan teknologi RFID untuk diterapkan dalam sistem parkir terkomputerisasi sehingga memudahkan dalam hal pengenalan kendaraan dan otomatisasi pembiayaan parkir. Dalam sistem ini juga akan diterapkan sistem isi ulang untuk pengisian dana untuk pembiayaan parkir.

Widodo Budiharto (2004) Judul penelitian ini adalah Interfacing Komputer dan Mikrokontroler. Dalam penelitian ini, sistem yang dibuat ke dalam sebuah alat mikrokontroler dibuat untuk menginformasikan area parkir mobil kepada pengguna dan membantu mengarahkannya ke area parkir yang kosong dengan menggunakan mikrokontroler.

 

 

 

 

 

1.5 PEMBAHASAN

Pada perancangan sistem ini, meliputi beberapa tahapan diantaranya tahap diagnosis awal yaitu pada tahapan ini akan dilakukan identifikasi masaah yang ada. Seperti kendalakendala yang dilakukan atau yang didapatkan pada saat akan memarkir kendaraan. Tahap perancangan dan pembuatan, dimana pada tahap ini dilakukan perancangan, menyediakan seluruh komponen yang di butuhkan, selanjutnya merakit dan membuat alat, serta mengisi program-program yang di perlukan. Komponen-komponen yang perlu dipersiapkan diantaranya: PC atau Laptop, 1 modul Arduino Uno, Kabel USB, Sensor LDR, Laser pointer.  Tahapan pembuatannya dimulai dengan menyiapkan Arduino Uno versi 0023 dan Borland Delphi 7 dan komponen comport library. Kemudian membuat rangkaian group sensor menggunakan LDR sebanyak 6 unit di lengkapi dengan laser pointer. Kemudian membuat program di arduino yang berfungsi untuk membaca sensor analog dari LDR dan mengirimkan data ke computer melalui port USB, membuat program monitoring data sensor analog dari mikrokontroler ke PC dengan menggunakan Bahasa pemrograman Borland Delphi 7. Tahap pengujian alat dilakukan dengan menguji dan mengetes alat yaitu menguji secara langsung cara kerja alat, kemudian mengumpulkan data-datanya dan menyusunnya sebagai data hasil akhir penelitian. Pengujian dilakukan dengan menghubungkan PC dengan Arduino melalui kabel USB yang sudah terhubung dengan sensor LDR. Kemudian melakukan verifikasi akurasi pembacaan data resistansi pada sensor LDR dengan membandingkan cahaya yang di berikan dengan pembacaan data analog di port input arduino. Selanjutnya yaitu tahap evaluasi. Pada tahap ini dilakukan evaluasi dan analisis secara keseluruhan hasil kerja alat dan kemudian mengambil kesimpulan dari cara kerja alat tersebut secara keseluruhan.

 

1.6 KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa dalam penerapan dan pemanfaatan Sistem Parkir ini dengan menggunakan Arduino yang dikontrol oleh mikrokontroller yang kemudian di tampilkan pada sebuah LCD, dapat membantu dalam hal efesiensi tenaga manusia. Dengan adanya system ini, maka pengguna parkir dapat dengan mudah melihat dan mengetahui area parkir yang kosong lewat monitor yang tersedia sebelum masuk di area parkir, sekaligus bisa langsung mengarahkan kendaraannya ke lokasi yang kosong. Nilai pembacaan intensitas cahaya bergantung pada jarak sensor dengan sumber cahaya, sehingga untuk implementasi di lingkungan yang berbeda perlu di lakukan kalibrasi ulang. Penggunaan sensor LDR dengan sumber cahaya yang tidak statis, tidak akan memberikan kondisi yang tepat pada tampilan visualisasi di layar monitor. Penggunaan laser yang di tembakkan langsung ke sensor LDR bisa di jadikan solusi untuk mendapatkan hasil pembacaan yang lebih akurat. Adapun harapan dari sistem ini yaitu dalam hal pengawasan dan pengontrolan lebih lanjut, dapat di pasangkan alat berupa kamera CCTV yang dapat dikontrol dan di akses lewat mobile phone melalui web browser. Untuk pengembangan sistem parkir ini, kedepannya dapat di pasangkan fasilitas yang lain yang mengacu pada sistem perparkiran yang ada di luar negeri.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Agifral, D., Muhammadi., Syahriar, Ary. Sistem Pengaturan Parkir dengan Tertib dan Aman, diakses 10 Oktober 2016

Ariyus. D., Andri. R. K. R. (2008). Komunikasi Data. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Budiharto, Widodo. (2004). Interfacing Komputer dan Mikrokontroler. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Depari, G. S. (1985). Belajar Teori dan Keterampilan Elektronika. Bandung: Armico.

Hamid. (2010). Pengembangan Sistem Parkir Terkomputerisasi dengan Otomatisasi Pembiayaan dan Penggunaan RFID Sebagai Pengenal Unik Pengguna. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi. ISSN: 1907-5022

Mangkulo, H.A. (2004). Pemrograman Database Menggunakan Delphi 7.0 dengan Metode ADO, Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Pressman, Roger, S. (2002). Rekayasa Perangkat Lunak Pendekatan Praktisi (Buku Satu). Yogyakarta: Penerbit Andi.

http://www.ehow.com/how-does_4914874_how-laser-pointer-works.html, diakses 5 Oktober 2016

http://arduino.cc/en/Main/ArduinoBoardUnoSMD, diakses 5 Oktober 2016

http://www.sisilain.net/2010/07/pengertian-dari-lcd-monitor.html, diakses 6 Oktober 2016

Forward
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s